Ada tiga tahapan dalam model pembelajaran
think pair share, yaitu thinking, pairing, dan sharing.
# thingking/berpikir
Pada tahap ini guru memberikan
pertanyaan kepada siswa. Guru memberikan waktu beberapa menit kepada siswa
untuk memikirkan jawabannya. Biasanya waktu 3 menit. Siswa berfikir mencari
jawabannya secara mandiri.
# pairing/berpasangan
Guru memberikan perintah kepada siswa
untuk membentuk kelompok dengan cara berpasangan dengan temannya. Siswa
mendiskusikan pertanyaan yang sudah diberikan guru pada tahap pertama dengan
teman pasangannya. Dalam diskusi tersebut terjadi penyatuan pendapat atas
jawaban yang mereka pikirkan. Waktu dalam tahap ini kira-kira 5-7 menit.
# sharing/berbagi
Pada tahap ini guru meminta siswa untuk
menyampaikan hasil diskusinya kepada teman-temannya. Penyampaian hasil tugas
bisa di depan kelas untuk menghemat waktu. Guru memanggil beberapa kelompok
siswa untuk menyampakan hasil jawabannya.
Langkah-langkah
dalam model pembelajaran think
pair share adalah:
# Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan
dicapai.
#Guru memberikan appersepsi mengenai
materi yang disampaikan
#Guru menyampaikan isi materi
#Guru memberikan pertanyaan kepada siswa
kemudian siswa diberikan waktu untuk berpikir.
# Siswa berpikir untuk memperoleh jawaban
(waktu kurang lebih 3 menit)
# Siswa diminta untuk berpasangan dengan
temannya
# Siswa berdiskusi dengan
pasangannya untuk memecahkan pertanyaan guru.
# Siswa menyampaikan hasil diskusinya di
depan kelas
# Guru memberikan kesimpulan dan
meluruskan jawaban siswa dan menambah jawaban siswa.
Kelebihan model
pembelajaran think pair share adalah:
# siswa berperan aktif dalam proses
pembelajaran
# melatih siswa untuk bertanggung jawab
dalam menyelesaikan tugas
# interaksi siswa mudah terjadi dan
saling aktif
# lebih cepat membentuk kelompoknya
karena berpasangan
# timbul rasa percaya diri kepada siswa
# melatih siswa untuk berbicara di depan
umum
Kekurangan model
pembelajaran think pair share adalah:
# banyak kelompok yang perlu diawasi
guru
# ide yang dihasilkan siswa lebih
sedikit karena hanya berpasangan
# bergantungnya siswa pada pasangannya
# kalau ada perselisihan yang tidak mau
mengalah tidak ada penengahnya






0 komentar:
Posting Komentar